Surabaya, 24/9/2019. Subhaballah, maha suci Allah yang telah menurunkan Al Quran yang lurus (benar). Salah satu kebenaran itu termanifestasi setelah sains bidang kedokteran membuktikan bahwa jasad Firaun yang diteliti oleh Maurice Bucaile, sebagai kepala peneliti, di Perancis ada kesesuaian dengan kitab suci Al Quran (Republika.co.id).

"Maka pada hari ini, Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu (QS, 10:92).

Prof. Dr. Maurice Bucaille (19/7/1920 - 17/2/1998). Seorang dokter ahli bedah berkebangsaan Perancis berjasa besar dalam dunia sains dan Islam zaman modern.

Berdasarkan temuan tersebut dapat memperteguh keyakinan Bucaille untuk masuk Islam dengan tanpa keraguan sedikit pun. Hal itu telah ditegaskan dalam Al Quran ( QS, 2:2). "Kitab Al Quran itu tidak ada keraguan isi kandungannya".

Oleh karena itu pernyataan Albert Einstein sangat relevan "science without religion is lame, religion without science is blind" (ilmu pengetahuan tanpa agama adalah lumpuh, agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta).

Adanya bukti ilmiah tersebut , secara internal, semakin meneguhkan keyakinan umat muslim dalam beribadah. Secara eksternal dapat dijadikan referensi intekektual religius. (Tubiyono)