Surabaya, 10/4/2019. Sejak tiga tahun terakhir dikenal program haji furodah. Program haji ini sangat istimewa karena tidak perlu antri puluhan tahun berangkat ibadah haji ke tanah suci. Dengan program haji furodah, seorang muslim yang ingin beribadah haji jika mendaftar sekarang dan bisa berangkat pada tahun yang sama.
Apa makna kata furodah? Furodah merupakan bentuk jamak dalam bahasa Arab. Bentuk tunggal firdun berarti ‘individu’ menjadi bentuk jamak (taksir) tidak beraturan furodah memiliki makna ‘individu-individu’ atau ‘kumpulan individu’.
Haji furodah dapat dimaknai sebagai alternatif solusi bagi umat muslim yang sudah sangat merindukan ibadah haji ke Baitullah, di tanah suci Makkah. Terjadi antrean panjang untuk jamaah calon haji. Kemudian masyarakat mencari solusi, salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah jemaah haji furodah.

Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia sebagai tuan rumah penyelenggara ibadah haji, furodah diperbolehkan. Dengan catatan, jemaah calon haji mendapatkan visa dan dapat izin dari pemerintah Kerajaan Saudi Arabia.
Istilah haji furodah muncul karena mereka diluar haji reguler dan haji khusus. Tetapi, di mata hukum Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia, haji furodah legal (Republika.co.id, 10 April 2019) .
Pengalaman dua tahun terakhir, PT Tourindo Gerbang Kertasusila, memberangkatkan 13 jemaah haji furodah berjalan lancar dan tidak mengganggu jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus. Artinya, calon jemaah haji reguler dan khusus tidak ada yang dirugikan. (Tubiyono)