SURABAYA, 31/3/2019. Dalam rangka menjaga kemabruran jamaah haji Tourindo Gerbang Kertasusila yang berangkat ke tanah suci Makkah tahun 2018, seluruh jamaah hadir dalam reuni untuk mengenang kebersamaan di dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji. Reuni ini berlangsung Minggu 31 Maret, di Rumah Makan Agis, sebelah Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya. Kegiatan ini atas prakarsa dari anggota jamaah haji 2018, H. Sukoco, sebagai pengusaha kuliner, sekaligus sebagai pemilik rumah makan Agis.
Direktur Utama PT Tourindo Gerbang Kertasusila, H. R. Mohamad Faried, S.H. dalam sambutannya menyatakan bahwa kemabruran haji hendaknya selalu dirawat. Di tanah suci, kemabruran haji merupakan hal yang sangat didambakan kepada setiap jamaah. Akan tetapi, alangkah sulitnya merawat kemabruran haji setelah kembali ke tanah air. Oleh karena itu, PT Tourindo GKS, berkomitmen untuk membantu para jamaah haji agar dapat mempertahankan predikat haji mabrur melalui pengajian dalam wadah majelis taklim.


Reuni jamaah haji 2018 diisi tausiyah oleh ustadz Dr. H. Saiful Jazil, M.A. menggarisbawahi pernyataan Direktur Utama Tourindo Gerbang Kertasusila bahwa sebagai jamaah haji 2018 berusaha dengan kesungguhan yaitu beristiqomah dalam mempertahankan kemabruran seperti halnya ketika di tanah suci. Manusia biasa jika dapat beristiqomah akan diberi kemuliaan oleh Allah SWT yaitu berupa karomah. Keteladanan beristiqomah yang dilakukan oleh Sunan Giri, makamnya di Gresik, mendapatkan karomah berupa kala munyeng untuk mengalahkan balatentara Raja Brawijaya. Istilah kala munyeng berasal dari kata qolamun yang berarti pena untuk menulis dan munyeng yang berarti berputar mengejar musuh. Becermin dari kisah Sunan Giri tersebut diharapkan jamaah haji 2018 apabila bisa beristiqomah secara kontinuitas akan mendapatkan hal luar biasa.